” Makanan adalah untuk dimakan, dan makanan enak bisa dinikmati… Aku rasa makanan itu sangat indah”
Inilah pos pertama di blog baru saya. Saya baru saja memulai blog baru ini, Blog ini berisi tentang cerita saya mencoba dan mengulas berbagai macam makanan di dalam mau pun luar negeri ,jadi tetap ikuti perkembangannya.Saya akan berusaha membuat konten yang menarik dan terbaik untuk kalian semua.Jangan lupa subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan saat saya mengirim postingan baru.
indonesia memang terkenal sebagai surganya wisata kuliner dunia. Pasalnya keanekaragaman rasa dan selera dari berbagai jajanan tradisional dapat di temukan di negeri tercinta ini. Indonesia yang terdiri ari berbagai suku bangsa yang memiliki cita rasa khas masakan dan menu panganan sudah barang tentu berkontribusi atas beragamnya kuliner yang ada di sini.
Namun tahukah Anda jika tidak semua menu makanan di Indonesia itu bersahabat bagi seluruh masyarakat? Berbagai menu makanan berikut ini mungkin akan mengejutkan tidak hanya di telinga Anda tapi juga akan mempengaruhi selera makan Anda. Berikut 10 makanan asli Indonesia yang paling ekstrim dan mungkin terlihat menjijikkan.
1. Menu Lezat Ulat Sagu Khas Papua
Papua merupakan daerah di ujung timur dari Indonesia yang memiliki berjuta keunikan mulai dari suku, adat-istiadat hingga kulinernya. Ada satu kuliner yang ekstrim dari Papua yang juga menjadi makanan khas suku Kamoro yaitu ulat sagu. Jika kalian traveling ke Papua jangan lupa untuk mencicipi makanan khas yang satu ini, itupun jika Anda tidak merasa jijik.
Ulat sagu ini bisa ditemui pada pohon sagu yang sudah mati. Selain terdapat pada pohon sagu binatang lunak ini juga dapat ditemui pada pohon kelapa yang sudah mati. Biasanya ulat sagu ini dimakan mentah-mentah sebagai jamu dan obat kuat. Makanan ini juga dipercaya mengandung vitamin yang tinggi. Mau mencicipi?
2. Belalang Goreng Khas Gunung Kidul
Kurang lengkap rasanya jika traveling ke Gunung Kidul namun tidak mencicipi kuliner khas daerah itu. Yap, Belalang Goreng menjadi menu kuliner ekstrim yang bisa kalian cicipi ketika mengunjungi kabupaten ini. Binatang yang biasa dijumpai di area persawahan ini memang sudah biasa dikonsumsi penduduk sekitar. Biasanya hewan ini digoreng hingga renyah baru dikonsumsi.
Menu ekstrim ini dapat ditemukan dengan mudah di kios-kios dadakan yang ada di sepanjang jalan Gunung Kidul. Tidak seperti kuliner ekstrim di Thailand yang mengolahnya dengan rasa original, di Gunung Kidul ini belalang goreng diolah beraneka rasa, ada pedas, manis ataupun original.
3. Paniki Santan Khas Manado
Sudah pernah mencicipi kelelawar atau kalong? Jika belum Anda bisa datang ke Manado, Sulawesi Utara untuk mencicipinya. Di sana ada satu makanan khas yang berasal dari daging kalong, namanya paniki. Paniki santan sendiri adalah hidangan kuah santan berbahan utama daging mamalia yang aktif di malam hari tersebut.
Karena orang Manado suka pedas maka kuliner satu ini sudah pasti dipenuhi dengan potongan cabai yang sangat banyak. Namun unsur pedas ini bukan semata-mata karena orang Manado suka pedas saja melainkan memiliki fungsi lain yaitu untuk menyamarkan aroma kelelawar yang cenderung sangat amis. Selain diolah menjadi sayur santan yang pedas biasanya daging kelelawar juga disajikan dalam bentuk sate dan di goreng.
4. Ulat Bulu Khas Purworejo, Jawa Tengah
Menu yang satu ini berasal dai Purworejo, Jawa Tengah. Warga di sana sudah biasa mengkonsumsi makanan satu ini. Ulat bulu menjadi makanan yang biasa di konsumsi karena dipercaya dapat menyembuhkan sakit gigi. Ulat bulu yang dikonsumsipun bukan sembarang ulat bulu lho melainkan dari famili Lyman Tridae dan ulat pohon turi.
Penyajiannya bisa langsung digoreng ataupun di sate. Ulat ini juga mengandung protein dan tidak beracun sehingga aman untuk dikonsumsi. Manurut orang yang sudah mencicipinya rasa dari ulat ini enak dan gurih. Apa kalian penasaran untuk ikut mencicipi menu kuliner yang satu ini?
5. Sate Biawak Khas Jawa
Kalian tahu biawak kan? Binatang melata yang rupanya menyerupai komodo dan biasa hidup di sungai atau rawa-rawa. Konon daging biawak dapat digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit gatal-gatal pada kulit. Caranya adalah dengan cara dibikin sate. Bahkan menu satu ini sudah menjadi obat tradisional Jawa yang cukup manjur bagi mereka yang sudah merasakan khasiat sate biawak.
Makan daging biawak memang dapat menyembuhkan gatal-gatal pada kulit bahkan daging biawak yang mengandung minyak biasanya dijual dalam bentuk botolan. Banyak sekali orang yang suka makan sate biawak ini sebab dibanding makanan ekstrim yang lain daging biawak ini terlihat tidak menjijikkan apalagi sudah dalam bentuk sate pasti rasanya lezat.
6. Rujak Cingur Khas Surabaya
Jangan dikira karena namannya adalah rujak maka isinya aneka macam buah-buahan yang dipadu dengan sambal yang pedas ya. Bahan dasar makanan khas Surabaya ini adalah cingur atau hidung sapi. Jika ingin mencicipi jangan sekali-kali membayangkan hidung sapi ketika masih hidup karena kami yakin itu akan merusak selera makan Anda.
Bahan-bahan yang ada dalam seporsi rujak cingur antara lain lontong, tahu, tempe, cingur, irisan beberapa buah seperti mentimun, mangga muda, bengkoang dan nanas. Bumbu yang digunakan sebagai sambalnyapun juga sangat khas yaitu terbuat dari petis udang dan cingur. Buat cita rasa yang sempurna nikmatilah rujak cingur bersama dengan kerupuk.
7. Jus Cacing Tanah Untuk Penambah Nafsu Makan
Pernah mengkonsumsi cacing tanah? Bagi yang pernah menderita penyakit tifus pasti sudah merasakannya meskipun tidak secara langsung. Cacing tanah memang memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit tifus, selain itu juga berguna untuk obat penambah nafsu makan.
Caranya tentu tidak dimakan mentah-mentah ya, ada berbagai cara untuk mengkonsumsinya salah satunya dengan cara di jus. Cacing tanah diolah dengan cara dikeringkan kemudian dijadikan serbuk sehingga nantinya bisa dijadikan jus. Merupakan resep turun temurun untuk obat buat anak yang sulit makan. Protein dalam daging cacing sangat tinggi manfaatnya. Nafsu untuk mencobanya?
8. Tikus Panggang Ala Minahasa
Yuk kita pergi ke Minahasa dan mencicipi kuliner ekstrim di sana berupa tikus panggang. Konon bagi yang sudah mencicipinya rasanya lezat seperti ayam bakar lho, Anda percaya? Tikus-tikus ini diolah dengan cara di panggang dengan diolesi mentega sehingga disebutlah dengan nama tikus panggang mentega.
Jangan negative thinking dulu ya sebab tikus-tikus yang di masak ini bukan dari jenis tikus yang suka berkeliaran di rumah kalian atau ditangkap dari got-got yang kotor. Tikus-tikus tersebut di tangkap dari hutan yang belum terkontaminasi dengan sampah-sampah manusia.
9. Lawar Bali Makanan Tradisional Bali
Kuliner yang satu ini jikapun rasanya enak namun tidak direkoendasikan bagi mereka yang memeluk agama islam sebab bahan bakunya dari daging babi. Makanan tradisional khas Bali yang disebut Lawar ini berbahan dasar daging babi, darah babi yang masih segar, parutan kelapa dan bumbu-bumbu rempah lainnya.
Pada awalnya hidangan ini hanya khusus untuk disajikan pada upacara adat maupun keagamaan. Namun kini hidangan ini telah menjadi menu yang disajikan di hotel berbintang di Bali. Bentuknya mirip dengan makanan khas Jawa bernama trancam hanya saja ada tambahan daging babi cincang, darah babi, sayuran dan parutan kelapa.
10. Pakasam Makanan Khas Suku Banjar
Pernah makan makanan yang dibiarkan selama berminggu-minggu terlebih dahulu sebelum dikonsumsi? Mungkin sebagian dari kita menganggapnya sebagai makanan yang busuk namun lain halnya jika di Banjar, Kalimantan Selatan. Suku Banjar menjadikan makanan ini sebagai menu khas sukunya.
Namanya adalah Pakasam yaitu produk bahan makanan yang berasal dari fermentasi ikan air tawar yang rasanya asam. Makanan ini berbahan dasar ikan yang dibersihkan sisiknya dan direndam dalam larutan garam selama dua hari. Kemudia dibubuhi sumber bakteri asam laktat dan disimpan dalam wadah selama seminggu, gunanya agar ikan berfermentasi. Barulah setelah itu ikan dapat dikonsumsi.
Dari sekian banyak menu kuliner asal Indonesia daftar tersebut adalah beberapa jenis kuliner ekstrim dan menjijikkan bagi orang awam yang tidak pernah mengkonsumsinya. Bagaimana dengan Anda setelah membaca ulasan kuliner menjijikkan tersebut, makin penasaran untuk mencicipinya?
Anda mendengar istilah “Tidak ada cinta yang lebih tulus daripada cinta terhadap makanan.” Dari begitu banyaknya makanan menakjubkan di dunia. Mungkin perkataan ini tidak salah. Tapi makanan apakah yang paling lezat atau enak di dunia ini? kita akan bahas 10 Makanan Terenak di Dunia di tahun 2019.
Ada 3 kuliner Indonesia lainnya yang juga menempati urutan ke-2 dan ke-14 sebagai makanan terenak di dunia. Apa sajakah 3 kuliner Indonesia yang masuk ke dalam daftar kuliner terenak dunia versi CNN? para 4play readers, yuk kita simak 10 Makanan Terenak di Dunia di tahun 2019.
10. Lasagna, Italia
Lasagna
Lasagne atau Lasagna merupakan salah satu masakan Italia yang berada dalam daftar makanan terlezat dunia. Makanan berlapis pasta, bersaus tomat, dengan daging cincang ini sangat populer di kalangan anaka-anak maupun orang dewasa.
9. Ramen, Jepang
Ramen
Makanan paling berisik di dunia? Ya itulah mie, atau tepatnya ramen. Tidak diketahui benar-benar bersala dari Cina atau Jepang. Di jepang ada perkataan unik mengenai Ramen, semakin besar suara Anda mencucuk/menghirup (slup) maka itu menunjukkan semakin tinggi respek Anda terhadap si pemasak. Ramen di Jepang-pun sangat banyak macamnya dan tingkat keenakannya tentu tergantung dari selera Anda.
8. Massaman Curry, Thailand
Massaman Curry
Walaupun kari ini pernah masuk sebagai nomor 1 dalam makanan terenak menurut CNN travel tahun 2011, tapi banyak orang tidak setuju karena makanan ini jarang terdengar dan beberapa mengatakan cara pembuatannya-pun sulit dan sangat tergantung dari keahlian pemasaknya. Kari ini biasa dibuat dengan daging sapi, tetapi juga dapat dibuat dengan daging bebek, tahu, ayam ataupun daging babi bagi kaum Non-Muslim. Tentu sama seperti kari-kari lainnya, yakni diiringi dengan nasi yang akan menambah kenikmatannya. Dikatakan memberikan rasa pedas, manis, gurih dan berbagai rasa gabungan lainnya.
7. Dim Sum, Hong Kong
Dim Sum
Cocok untuk dimakan bersama teman, rekan kerja ataupun keluarga dan rasanya-pun enak. Sama seperti makanan lainnya, walaupun beberapa orang akan mengatakan rasanya akan lebih enak jika makan di tempat asalnya, Anda dapat mencoba makanan ini di restoran makanan Cina. Kebanyakan dim sum berisikan udang dan dapat masuk dalam mulut dalam satu gigitan.
6. Coklat, Meksiko
Coklat
Mungkin beberapa dari Anda tidak setuju untuk mengatakan bahwa coklat dapat disebut sebagai salah satu makanan terbaik, “Itu hanya coklat.” Tapi di CNN dan Ranker.com, Coklat berada di peringkat teratas sebagai salah satu makanan terenak di dunia, hal ini mungkin karena coklat telah menjadi tradisi sebagai hadiah hari Valentine dan juga snack seharo-hari. Bahkan pengembangannya-pun tidak terbatas, ia dapat dibuat menjadi roti, kue, biskuit hingga dibuat sebagai makanan tersendiri (snack).
5. Bebek Peking, Cina
Bebek Peking
Jika ke Beijing, Cina, jangan lupa makan bebek pekingnya. Istilah ini mungkin pernah Anda dengar, walaupun mungkin sekarang sudah sangat jarang terdengar karena Anda tidak perlu pergi ke Cina untuk mencoba Bebek Peking. Anda hanya perlu pergi ke restoran masakan cina dan Anda sudah dapat mencobanya. Kulitnya yang tipis, namun gurih dengan rasa yang dapat didampingi dengan sirup, dagingnya yang lembut dan dapat dicelupkan ke saosnya sendiri. Tidak membingungkan jika makanan ini dipertimbangkan sebagai salah satu makanan paling enak di dunia.
4.Tom Yum Goong, Thailand
Tom Yum Goong
Selain merupakan salah satu sup paling populer di Thailand, makanan Thailand dengan udang, jamur, tomat, sereh, lengkuas daun jeruk purut , dan krim ini merupakan makanan yang penuh rasa. Makanan ini dapat memberikan Anda rasa asm, asin, pedas hingga manis tergantung dari bahan dan cara memasaknya.
3. Sushi, Jepang
Sushi
Sushi, begitu kata ini terdengar maka kebanyakan orang akan menghubungkannya dengan makanan Jepang dan hal itu sudah dikenal secara umum. Siapa yang bilang makanan enak harus rumit atau susah dibuat, sushi mudah dibuat dan rasanya juga enak. Inilah yang juga membuat nama Sushi dikenal secara umum. Perpaduannya yang biasa didampingi dengan ikan dapat digantikan dengan berbagai hal seperti kepiting, udang dan makanan laut lainnya.
2. Neapolitan Pizza, Italia
Neapolitan Pizza
Pizza sederhana yang biasa dibuat bersama dengan tomat dan keju mozarella ini dapat memberikan Anda salah satu kelezatan makanan terbaik. Pembuatannya-pun hanya membutuhkan bahan-bahan sederhana, yakni adonan, tomat, minyak zaitun, garam dan daun kemangi. Tentu saja untuk mengeluarkan cita rasanya tergantung dari bagaimana si koki atau orang yang memasaknya.
1. Rendang, Indonesia
Rendang
Ya, Makanan yang sering dijumpai di Indonesia ini masuk sebagai salah satu peringkat teratas dalam makanan terenak dunia. Pada tahun 2011, 35.000 orang setuju bahwa Rendang merupakan makanan paling enak dunia dan wajib dicoba. Memakannya begitu selesai dimasak memiliki kenikmatan tersendiri, tetapi banyak orang juga mengatakan bahwa jika dibiarkan semalam akan terasa lebih enak. Untuk mencoba makanan ini-pun sangat mudah, Anda hanya perlu ke restoran Padang.
18 MAKANAN KHAS BANDUNG DAN LOKASI UNTUK MENCOBANYA
Bandung memiliki ratusan destinasi wisata yang keren. Mulai dari spot wisata alam, museum, hingga tempat berwisata belanja. Tapi bukan hanya karena itu saja yang membuat Bandung menjadi salah satu tujuan wisata favorit traveller luar dan dalam negeri.
Kulinernya yang istimewa menjadi alasan lain untuk mengunjungi kota ini. Makanan khas Bandung memang dikenal sangat variatif dan memiliki cita rasa yang tinggi. Namun demikian, kamu tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk bisa mendapatkannya.
Tertarik mencicipi makanan khas Bandung yang jumlahnya bisa sampai ratusan itu? Ini dia daftar 18 makanan khas Bandung dan tempat terbaik untuk menikmatinya – bekal yang harus disimpan untuk liburan kamu ke sini. Cuss!
1. Seblak
Belum ke Bandung jika kamu belum mencoba makan seblak. Makanan khas Bandung yang terbuat dari kerupuk basah ini memiliki rasa yang khas karena dibuat dari bumbu rempah dan memiliki isian yang mengenyangkan seperti sayur, daging dan telur.
Ada beberapa tempat asyik untuk merasakan seblak, namun salah satu yang layak direkomendasikan adalah Seblak Jebred yang memiliki tambahan ceker di isiannya, plus tahu krispi, sosis dan kikil. Supaya semakin nyam-nyam, naikkan versi pedasnya, ya! Harganya juga cukup ramah di kantong, lho!
Lokasi: Jl. Buah Batu No.163, Turangga, Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat Harga: Mulai dari 12,000 IDR per porsi, sementara toppingnya dihargai mulai dari 3,000 IDR hingga 4,000 IDR
2. Nasi Tutug Oncom
Dari namanya, kamu sudah bisa menebak seperti apa komposisi kuliner ini. Nasi yang ditumbuk dan dicampur oncom, ditambah dengan lauk pauk yang sesuai dengan selera, kamu bisa mendapatkan sensasi rasa yang aduhai.
Namun, pertanyaan besarnya, di mana tempat yang menyajikan nasi tutug oncom paling mantab? Ada banyak pendapat, dan semuanya memiliki cita rasanya sendiri. Kami merekomendasikan Nasi Tutug Oncom Bi Kokom di daerah Lengkong, yang tidak hanya memiliki menawarkan rasa yang pas, tapi juga fasilitas yang memadai.
Lokasi: Jl. Macan, Burangrang, Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat Harga: Mulai dari 8,000 IDR hingga 25,000 IDR, tergantung lauk yang dipilih.
3. Nasi Timbel
Disebut tersembunyi karena nasinya dibungkus daun pisang. Setelah dibuka, kamu bisa mendapati nasi putih hangat dengan aroma yang khas dan bisa menikmatinya dengan ditemani daging atau ikan, tahu, tempe serta sambal dan lalapan.
Ingin mendapatkan rasa otentik dari makanan khas Bandung ini, langsung saja menuju ke nasi timbel Bawean, spot legendaris yang sudah berdiri sejak 1985. Selain pilihan lauknya yang melimpah, kamu juga bisa memilih varian nasi timbelnya, nasi timbel putih dan merah. Wow!
Lokasi: Jl. Bawean Pav. 3, Bandung, Merdeka, Sumur Bandung, Jawa Barat Harga: Mulai dari 4,000 IDR untuk satu porsi nasi timbel, sementara lauknya mulai dari 1,000 IDR hingga 15,000 IDR.
4. Karedok
Tertarik mengkonsumsi makanan yang bergizi dan menyehatkan di Bandung, silakan langsung mencoba karedok. Mulai dari bahan, cara pengolahan dan penyajian, semuanya berakhir dengan kesegaran. Untuk menambah rasa, kamu harus meminta diolah dengan tingkat pedas sedikit di atas rata-rata.
Salah satu penjual karedok yang cukup favorit di kota Bandung adalah Warung Cihapit Bu Siti. Selain karedok, kamu juga bisa mencoba lotek, pecel dan gado-gado. Dijamin semuanya menyehatkan, lho!
Lokasi: Jl. Cihapit No.6, Cihapit, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat Harga: Mulai dari 10,000 IDR per porsi
5. Mie Kocok
Bagi kamu yang tertarik menikmati sajian yang memanjakan lidah, Mie Kocong Mang Dadeng bisa menjadi alternatif yang pas. Rasanya nendang, pun demikian dengan isian di setiap porsi mie kocok yang disajikan.
Bukan hal yang mengejutkan karena kabarnya ada bumbu spesial, yang terdiri dari 27 macam bumbu rempah yang menjadikan rasa mie kocok Mang Dadeng begitu ngehits di kalangan pecinta kuliner tradisional. Kaldunya juga cukup berasa, sementara isiannya, seperti mie kuning gepeng, potongan kikil dan sum sum, serta daun seledri dan bawang goreng untuk menambah rasa, membuat kamu ingin terus nambah dan nambah.
Lokasi: Jl. Kyai Haji Ahmad Dahlan No. 67, Turangga, Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat Harga: Mulai dari 23,000 IDR per porsi
6. Surabi
Surabi menjadi salah satu camilan paling ngehits di Bandung. Beragam rasa, topping dan tampilan yang imut menjadi alasan mengapa jajanan tradisional ini banyak diburu para pendatang dan kaum urban Bandung.
Salah satu pioner surabi di Bandung adalah Surabi Cihapit, yang berdiri sejak 1991. Menu yang paling terkenal adalah surabi oncom, namun varian lain juga layak dicoba. Dijamin ketagihan, lho!
Lokasi: Jl. Cihapit, Cihapit, Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat Harga: Mulai dari 2,000 IDR per biji
7. Ulukutek Leunca
Kamu akan terkejut dengan kandungan gizi dalam makanan khas Bandung nan tradisional ini. Mulai dari kandungan kalori, vitamin, karbohidrat hingga senyawa yang dibutuhkan oleh tubuh terdapat dalam makanan ini.
Luar biasanya lagi, kamu bisa menikmatinya kapan pun karena rasanya yang gurih, renyah, sedikit pahit dan pedas. Penikmatnya dijamin akan mendapatkan sensasi tersendiri mengkonsumsi kuliner ini. Dalam seporsi ulukutek leunca, juga ada tambahan oncom, yang akan menambah cita rasa yang mengesankan. Selain itu, kamu bisa mudah menemukan sajian ini di banyak tempat.
Lokasi: Warung Ibu Imas, Jl. Balonggede No. 38, Balonggede, Regol, Balonggede, Regol, Kota Bandung, Jawa Barat Harga: Mulai dari 10,000 IDR per porsi
8. Gehu Jeletot
Bagi pencari rasa pedas, kuliner Gehu Jeletot bisa jadi alternatif yang pas. Camilan baru di kota Bandung ini banyak menjadi buruan karena rasa pedas, gurih dan menyenangkan. Selain taburan sayuran di dalam tahunya, seperti irisan wortel dan sayur kol, ada juga irisan daging sapi untuk menambah cita rasa.
Gehu Hot Jeletot menjadi tempat yang tepat bagi kamu yang menginginkan makanan khas Bandung ini. Harganya memang relatif lebih mahal dibanding produk sejenis lainnya di Bandung, namun kualitas rasanya cukup berbeda.
Lokasi: JL. Jupiter Raya, Blok F2 No. 25, Margahayu Barat, Sekejati, Sekejati, Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat Harga: 2,000 IDR per buah
9. Bandros
Salah satu camilan tradisional kota Bandung yang paling diminati adalah bandros. Kue dari campuran tepung beras dan santan ini berbentuk seperti pukis dengan rasa gurih. Ada taburan gula pasir untuk menambah cita rasa.
Kini variannya sudah beragam. Salah satu yang menyajikan dengan cara unik adalah bandros Cowboy Cisangkuy. Ada beragam rasa ditawarkan, mulai dari green tea, keju, coklat hingga beberapa merek coklat kenamaan. Di sini, kamu tetap bisa mendapatkan bandros versi original, kok!
Lokasi: Jl. Cisangkuy No.56, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat Harga: Mulai dari 8,000 IDR hingga 45,000 IDR per porsi, tergantung pilihan rasa
10. Colenak
Tidak sedikit yang mengenalnya sebagai tape bakar, namun apa pun itu kualitas rasanya sudah mendunia. Bayangkan tape singkong yang dibakar dan dicocol pada gula merah yang dipanaskan bersama parutan kelapa, bikin ngiler, kan?
Salah satu tempat mendapatkan makanan khas Bandung ini adalah di Colenak Murdi Putra, yang konon sudah berdiri sejak 1930. Kamu harus mencicipi yang ini saat liburan ke Bandung, ya!
Lokasi: Jalan Ahmad Yani No. 733, Cicaheum, Kiaracondong, Padasuka, Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat Harga: 10,000 IDR per bungkus
11. Pisang Bollen
Tidak jarang mereka yang bepergian ke Bandung membawakan oleh-oleh camilan ini untuk sanak keluarga dan sahabat di kampung halaman. Lumrah karena pisang bollen Kartika Sari, tidak hanya enak, tapi juga meninggalkan kesan yang memesona.
Sekarang banyak pilihan rasa, mulai dari kacang hijau hingga peuyeum. Kamu suka yang mana?
Lokasi: Jalan Haji Akbar No.4, Pasir Kaliki, Cicendo, Pasir Kaliki, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat Harga: Mulai dari 47,000 IDR per kotak
12. Peuyeum
Inilah salah satu makanan khas Bandung yang begitu identik dengan Kota Kembang. Bukan sekadar tape singkong, peuyeum merupakan tape dengan kadar air yang jauh lebih sedikit, yang membuatnya bisa bertahan jauh lebih lama.
Serunya, peuyeum bisa menjadi makanan yang disantap langsung, atau menjadi bahan dasar untuk olahan camilan kesukaan kamu. Banyak tempat untuk bisa mendapatkan peuyeum. Rekomendasi kami, langsung ke sentranya di Desa Citatah.
Lokasi: Jalan Bandung-Cianjur, Kampung Cimerang, Desa Citatah, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat Harga: 15,000 IDR per kilogram
13. Gepuk
Makanan ini bukan untuk kamu yang mengusung semangat vegan. Maklum, bahan dasarnya saja daging sapi. Cara menyantapnya juga khas, dengan nasi hangat dan sambal. Ingin varian lain, kamu bisa memilih sejumlah alternatif termasuk di antaranya beef salty, beef less sugar hingga chicken spicy.
Tempat terbaik mendapatkan kuliner ini adalah di Gepuk Ny. Ong, yang interior restorannya yang dipenuhi barang antik dan Instagenik.
Lokasi: Jalan Pasir Kaliki 96, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat Harga: Mulai dari 18,000 IDR per porsi
14. Wajit
Di sejumlah wilayah di Bandung ternyata memiliki kuliner yang khas. Di Bandung Barat misalnya, yang identik dengan Wajit Cililin. Camilan yang terbuat dari beras ketan, gula aren, kelapa dan vanili ini cukup populer untuk dijadikan sebagai oleh-oleh.
Di sentra pembuatan wajit Cililin, Bandung Barat, kamu tidak hanya bisa menikmatinya, tapi juga melihat pembuatannya. Tertarik ke sana?
Lokasi: Jalan Raya Radio No.1, Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat Harga: 15,000 IDR per bungkus
15. Es Goyobod
Mulai gerah dan kepanasan dengan udara Bandung yang kurang bersahabat? Redakan dengan menikmati seporsi es goyobod yang menyegarkan. Minuman dingin khas Sunda ini memang menjadi ‘obat’ yang tepat untuk mengatasi dahaga kamu.
Es goyobod Kliningan berisi adonan sagu aren yang kenyal dengan kuah santan, susu kental manis dan serutan es. Materi pelengkapnya mulai dari alpukat, roti tawar, peuyeum, pacar Cina, kolang-kaling hingga kelapa muda. Dengan harga yang sangat terjangkau, dijamin kamu akan nambah dan nambah lagi!
Lokasi: Jalan Kliningan B 9, RT01/ RW05, Turangga, Lengkong, Turangga, Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat Harga: Mulai dari 3,000 IDR per porsi
16. Yogurt
Salah satu yang bisa melegakan rasa dahaga kamu adalah di yoghurt.
Berdiri sejak 1976, Yoghurt Cisangkuy termasuk salah satu kuliner khas Bandung yang melegenda. Bukan hanya menawarkan tempat nongkrong yang cozy, tapi juga menyajikan minuman menyehatkan dan menyegarkan. Selain itu, ada juga olahan kuliner lain yang layak kamu coba untuk memperpanjang masa istirahat di tempat ini.
Lokasi: Jl. Cisangkuy No.66, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat Harga: Mulai dari 20,000 IDR per porsi
17. Cuanki
Sajiannya mirip bakso Malang. Dalam satu porsi cuanki terdiri dari aci, siomay, bakso, pangsit rebus, pangsit goreng dan bakso goreng. Bedanya, mi yang digunakan bukan mi kuning. Dengan tambahan seledri dan daun bawang, Cuanki juga lebih gurih dan bening.
Banyak tempat untuk bisa menikmati cuanki, mengingat pada awalnya kuliner ini ditawarkan oleh penjualnya dengan berkeliling. Namun kini ada satu spot yang cukup populer bagi pecinta kuliner, yaitu Cuanki Serayu, yang sudah berdiri sejak 1990.
Lokasi: Jalan Serayu No.2, Cihapit, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat Harga: 17,000 IDR untuk satu porsi cuanki dan batagor, sementara untuk setengah porsi dihargai 10,000 IDR
18. Tahu Susu Lembang
Berkunjung ke Lembang, pulangnya pun harus membawa Tahu Susu Lembang. Tidak hanya lezat, kuliner dari Lembang ini diklaim juga menyehatkan, lho!
Kualitas tahunya juga berbeda dari kebanyakan, karena terkenal lembut. Selain tahu susu, kamu juga bisa mendapatkan alternatif oleh-oleh lain untuk dibawa pulang.
Lokasi: Jl. Raya Lembang No.177, Jayagiri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat Harga: 25,000 IDR per bungkus
10 Makanan Khas Betawi yang Paling Favorit dan Terkenal!
Rasanya bikin kangen sama ibu kota
Setiap kota di Indonesia memiliki makanan khas yang nikmat, termasuk Jakarta. Di tengah gempuran kuliner kekinian, Jakarta tetap bisa mempertahankan keaslian makanan khasnya.
Dari sekian banyak jenis makanan ibu kota, sepuluh di antaranya jadi yang paling favorit. Nah kali ini beberapa makanan khas Betawi yang paling jadi favorit dan terkenal di kalangan semua umur. Intip yuk kira-kira ada apa ajah!
1. Kerak Telor
Telur dihadapkan pada panas arang hingga jadi mirip kerak dan tampak agak gosong, lalu diberi bawang goreng dan serundeng.
2. Semur Jengkol
Meski baunya kadang gak disukai, olahan jengkol tetap jadi favorit banyak orang. Salah satunya semur jengkol.
3. Soto Betawi
Makanan khas Betawi yang satu ini pastinya kamu tahu deh, selain banyak yang jual di pinggir jalan juga kamu bisa bikin sendiri dirumah. Salah satu ciri khas soto Betawi yakni adanya jeroan, bahkan mata dan torpedo sapi, serta emping.
4. Asinan Betawi
Siapa yang tidak tahu dengan makanan ciri khas yang satu ini. Asinan Betawi terdiri dari kol, sawi, selada, dan taoge yang diasinkan. Kemudian, disajikan dengan campuran bumbu kacang, cuka, dan cabai
5. Roti Buaya
Roti buaya biasanya muncul di acara pernikahan tradisional orang Betawi. Buaya hanya kawin sekali, maka dari itu dipercaya bisa jadi lambang kesetiaan.
6. Ketoprak
Ketoprak menggunakan bahan utama seperti tahu, timun, bihun, dan telur rebus, lalu dibumbui dengan saus kacang, kecap manis, dan taburan bawang merah.
7. Laksa Betawi
Laksa Betawi terdiri dari mie yang dimasak dengan kuah kekuningan dari udang rebon. Makin nikmat dimakan bareng ketupat, taoge, telur, dan kucai.
8. Soto Tangkar
Soto tangkar berarti iga yang dimasak dengan rempah-rempah, biasanya disajikan dengan emping dan sambal.
9. Sayur Babanci
Sayur babanci biasanya disajikan saat buka puasa dan Lebaran. Lucunya, meski namanya sayur babanci, ternyata justru tak ada sayurannya.
10. Ayam Sampyok
Ayam sampyok merupakan perpaduan cita rasa Tiongkok dan Betawi yang khas. Tak hanya dimasak sekali, tapi dua kali untuk memastikan bumbu meresap.
Makanan khas Betawi dikenal punya rasa yang autentik dengan sentuhan bumbu rempah-rempah. Dari sepuluh makanan di atas, yang mana saja favoritmu?
Nagih! Ini 9 Makanan Super Pedas Favorit Tiap Daerah di Indonesia
Favoritmu yang mana aja nih?
Layaknya semboyan Indonesia, bhinneka tunggal ika yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu, di tiap-tiap daerah yang tersebar di Indonesia memiliki makanan pedas favorit yang berbeda. Yup, semua karena pedas adalah cita rasa favorit lidah rakyat Indonesia. Penyebabnya adalah Indonesia yang kaya akan rempah-rempah. Jadi, selain cabai ada sumber lain yang membuat masakan pedas seperti merica, hingga bumbu lainnya.
Penasaran apa saja makanan pedas yang merebut hati rakyat Indonesia di berbagai daerah ini? Yang pasti, semua makanan di bawah wajib dicoba apalagi kalau kamu pecinta makanan pedas.
1. Seblak, Jawa Barat
Seblak adalah makanan berkuah khas Jawa Barat khususnya Bandung. Seblak ini bercita rasa gurih dan pedas, yang terbuat dari kerupuk basah yang dimasak dengan sayuran dan tambahan lain seperti ayam, makaroni, telur, sosis, hingga bakso. Bahan utama seblak adalah kerupuk, cabai, kencur, bawang merah, bawang putih, gula, serta garam.
Makanan ini disajikan di rumah makan dan warung, serta dijajakan di gerobak pedagang keliling. Makanan yang bertekstur kenyal ini meskipun rasanya pedas tetapi menyegarkan. Jadi, kamu akan merasakan sensasi pedas yang lain daripada yang lain.
Ada pula jenis seblak kering yang sering dijadikan cemilan kemasan atau snack. Seblak kering yang dijual di pasaran juga tak kalah pedas, lho.
2. Penyetan, Jawa Timur
Penyetan merupakan makanan khas Jawa Timur. Penyet merupakan bahasa Jawa dari gepeng. Yang artinya makanan lauk di-penyet terlebih dahulu menggunakan ulek bersama sambal di cobek. Yang dipenyet adalah aneka lauk pauk seperti ayam goreng, tahu atau tempe.
Jangan salah, meskipun ayam atau tempe yang dipenyet jadi hancur, itulah letak keunikannya. Karena rasa pedas dari sambal akan meresap hingga ke dalam. Hmmm, sungguh nikmat!
3. Ayam Betutu, Bali
Pulau Bali mempunyai hidangan pedas yang sangat nikmat! Yaitu ayam betutu yang merupakan hidang khas dari daerah Gilimanuk, Bali. Bumbu betutu terbuat dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, ketumbar, kunyit, jahe lengkuas, kemiri, dan tambahan lain. Hidangan kaya rempah ini memiliki rasa amat pedas yang lezat. Biasanya, seporsi ayam atau bebek betutu disajikan dengan sambal matah yang membuat rasanya semakin terasa pedas.
Pastikan untuk mencoba mencoba makanan ini saat berada di Pulau Dewata!
4. Rendang, Sumatera Barat
Siapa yang tidak tahu rendang? Hampir semua orang di Indonesia, tentu mengetahui makanan pedas ini. Bahkan sebagian penduduk dunia mengakui kelezatan rendang terbukti saat ditetapkannya rendang sebagai Makanan Paling Enak Nomor. 1 di Dunia oleh CNN International tahun 2011 lalu.
Rendang berbahan utama daging yang tercampur bermacam-macam bumbu dan rempah-rempah. Masakan ini dihasilkan dari proses memasak yang dipanaskan berulang kali dengan santan kelapa. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam, Dari proses itulah didapat makanan pedas, gurih nan sedap ini.
5. Rica-rica, Manado
Ini dia makanan dengan rasa gurih dan segar, Rica-rica. Ayam Rica–rica khas Manado selain memiliki rasa yang pedas, baunya juga harum karena dilengkapi daun kemangi pada bumbunya. Selain ayam, rica-rica dapat berupa daging atau ikan. Bumbu rica-rica berbahan utama tomat, bawang merah, cabai, bawang putih, dan jahe.
Dijamin bikin semua orang ketagihan!
6. Ayam Bakar Taliwang, Nusa Tenggara Barat
Ayam taliwang bisa ditemukan saat berkunjung ke Lombok. Masakan khas NTB ini memiliki cita rasa pedas. Ayam taliwang terbuat dari campuran bermacam-macam bumbu cabai yang tentunya menambah kekhasan rasa pedasnya. Bumbu cabai tersebut disajikan di ayam bakar yang masih panas.
Rasa pedas gurihnya akan membuat siapa pun tambah. Selain itu, ayam taliwang disajikan pula dengan sambal pedas khas Lombok yang lezat. Dengan rasa pedas yang dua kali lipat ini, berani coba?
7. Bebek Pedas khas Madura
Bebek khas madura memang memiliki bumbu yang berwarna hitam, yang sekilas seperti bebek yang dibakar. Hidangan ini merupakan olahan kuliner yang sangat terkenal di Pulau Madura karena memiliki rasa yang sangat enak serta tekstur daging bebeknya juga empuk. Ditambah rasa pedas dari bumbunya, membuatmu tak cukup makan sekali! Bahan dari masakan ini ada cabai, air jeruk nipis, daun jeruk purut, beras serta serai sebagai penambah rasa sedap.
8. Mie Aceh, Sumatera Utara
Mie Aceh, seperti namanya olahan mi ini berasal dari Aceh, Sumatera. Dengan ciri khas bentuk mie yang besar dan tebal, santapan satu ini ada dua jenis yaitu berkuah, bisa juga kering. Tentunya kedua jenis tetap pedas. Kuah mi yang digunakan adalah kuah kari yang membuat masakan jadi gurih.
Biasanya mie aceh dicampur daging sapi atau kambing. Tapi, banyak pula yang menggunakan seafood seperti udang, cumi, bahkkan kepiting dalam olahan mi. Mi pedas ini wajib kamu nikmati karena rasanya benar-benar lezat, lho!
9. Ceker Pedas, Jawa Timur
Salah satu bahan masakan yang banyak diolah dengan bumbu pedas adalah ceker atau kaki ayam. Sebagian orang bisa jadi jijik dengan bagian ayam yang satu ini. Namun, di Jawa Timur masakan ceker ayam ini sungguh terkenal karena rasanya yang tak biasa, lho. Tekstur ceker yang khas memang memiliki sensasi rasa tersendiri saat dimakan bersama bumbu pedas khas rempah-rempah indonesia.
Di daerah Jawa Timur juga berbeda-beda, lho nama populernya. Kalau di Malang, biasa disebut Ceker Setan. Sedangkan di Sidoarjo yang terkenal adalah Ceker Lapindo. Wah, unik kan?
Jajan di pinggir jalan memang paling enak. Selain murah, dan memiliki beragam pilihan, rasa makanannya pun kadang tidak kalah dengan makanan di restoran bahkan bisa jadi lebih enak. Di Indonesia sendiri, menemukan aneka street food di pinggir jalan adalah pemandangan yang biasa. Mulai dari bakso, mie ayam, martabak, batagor, dan aneka jajanan street food lainnya semuanya lengkap.
Ternyata hal yang sama juga berlaku di semua negara. Dan karena setiap negara memiliki jajanan yang berbeda, maka bisa dibilang street food bisa jadi identitas sebuah negara. Bahkan tidak jarang turis asing sengaja datang untuk mencicipi aneka street food yang ada di sebuah negara. Nah untuk kamu yang juga suka banget sama yang namanya jajanan pinggir jalan, berikut ini 15 aneka street food dari seluruh dunia!
1. Tteokbokki dari Korea Selatan
Kamu para KPopers atau penggemar drama Korea pasti kenal sama makanan satu ini. Yup, tteokbokki adalah salah satu street food yang sangat populer bukan cuma di Korea Selatan tapi juga di Indonesia. Tteokbokki sendiri adalah kue beras pedas dan terbuat dari kue beras yang kemudian dimasak dengan saus pedas. Untuk membuat rasanya semakin enak, tteokbokki biasanya dilengkapi dengan telur dan oemuk atau kue ikan.
2. Fish and Chips dari Inggris
Meski populer di Inggris, aslinya fish and chips tidak benar-benar berasal dari Inggris. Chips atau kentang goreng berasal dari Prancis atau Belgia sedangkan ikan goreng diperkenalkan oleh orang-orang Portugis dan Spanyol yang datang ke Inggris. Selain kentang dan ikan goreng, makanan satu ini kadang disajikan dengan kacang polong, saus kari atau saus tomat yang kemudian dibungkus dengan kertas koran.
3. Crêpes dari Prancis
Kamu mungkin berpikir crêpes adalah jajanan dari Indonesia. Maklum jajanan satu ini memang sangat populer di Indonesia dan bisa ditemukan dimana-mana. Meski begitu, aslinya crêpes berasal dari Prancis. Makanan ini memiliki tampilan seperti pancake atau martabak hanya saja sangat tipis dan kering.
Di negara asalnya, crêpes terbagi jadi dua jenis yaitu crêpes manis atau yang biasa disebut crêpes sucrées dan crêpes asin atau crêpes salées. Crêpes manis biasanya diisi dengan potongan buah, cream, dan nutella. Sedangkan crêpes asin berisi telur, panutan keju, jamur dan potongan daging.
4. Currywurst dari Jerman
Jerman dikenal dengan wurst atau sosisnya yang enak. Karena itu tidak heran kalau makanan yang terbuat dari sosis juga populer disana, salah satunya adalah currywurst. Jajanan satu ini terbuat dari sosis sapi atau babi yang digoreng dan kemudian disiram dengan saus kari. Agar rasanya lebih enak, currywurst juga disantap dengan kentang goreng.
5. Takoyaki dari Jepang
Satu lagi street food luar yang populer di Indonesia yaitu takoyaki. Biasanya jajanan ini bisa kamu temukan di mall atau restoran Jepang. Takoyaki adalah makanan berbentuk bulat seperti bakso. Jajanan satu ini terbuat dari tepung yang diisi dengan potongan gurita segar dan dimasak dalam wajan khusus sehingga membentuk bola.
Untuk membuat rasanya jadi makin nikmat, takoyaki diberi serutan ikan bonito kering, saus takoyaki dan mayones. Kalau kamu berkunjung ke Jepang, kamu bisa menemukan jajanan ini dimana-mana. Namun kalau kamu mau mencicipi takoyaki paling enak kamu harus mampir ke Osaka. Konon di kota inilah takoyaki pertama kali dibuat.
6. Bakso dari Indonesia
Nah kalau jajanan yang satu ini, kamu pasti sering makan kan? Bisa dibilang, hampir semua orang Indonesia suka makan bakso, bahkan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pun dikenal sebagai penggemar bakso. Terbuat dari adonan daging dan tepung yang kemudian dibentuk bulat, bakso disajikan dengan mie atau bihun dan kemudian disiram dengan kuah kaldu sapi.
Selain mie, kamu juga bisa menambahkan tahu, pangsit atau tetelan daging sapi. Bakso bukan cuma enak disantap malam hari ketika hujan, tapi juga di siang hari saat udara sedang panas. Mengingat kebanyakan orang Indonesia suka pedas, semangkuk bakso tidak akan lengkap tanpa sambal yang membuat rasanya jadi semakin mantap.
7. Churros dari Spanyol
Beberapa tahun terakhir, churros memang cukup populer. Tapi meski banyak orang suka dengan camilan satu ini sayangnya hanya sedikit yang tahu bahwa makanan ini berasal dari Spanyol. Churros adalah kue yang terbuat dari campuran tepung, mentega, air, dan telur yang kemudian digoreng.
Churros biasanya dimakan dengan cocolan cokelat. Kalau kamu ke Spanyol, mampirlah ke Chocolatería San Ginés, sebuah restoran yang ada di Madrid dan menjual churros paling enak dan buka selama 24 jam.LANJUTKAN MEMBACA ARTIKEL DI BAWAH
8. Bunny Chow dari Afrika Selatan
Meski namanya bunny chow, tapi jajanan satu ini tidak benar-benar terbuat dari daging kelinci kok! Bunny chow di Afrika Selatan adalah roti tawar kosong yang tengahnya diberi kari dan potongan daging ayam atau kambing. Agar rasanya lebih enak, bunny chow dilengkapi dengan salad berupa wortel, bawang dan cabai parut.
9. Bahn Mi dari Vietnam
Meski sekarang menjadi jajanan khas Vietnam, namun sebenarnya bahn mi adalah salah satu makanan warisan dari Prancis yang pernah menjajah negara ini. Bahn mi yang sudah ada sejak tahun 1950 adalah roti sandwich yang berisi aneka macam daging mulai dari paha babi, ayam sampai sarden. Selain aneka daging, bahn mi juga dilengkapi dengan sayuran seperti acar lobak atau wortel. Agar rasanya lebih nikmat, bahn mi diberi saus pedas dan mayones.
10. Gelato dari Italia
Para penggemar es krim pasti pernah mencicipi gelato. Es krim satu ini berasal dari Negeri Menara Pissa, Italia. Sekilas gelato mirip dengan es krim padahal aslinya gelato sangat berbeda dengan es krim. Gelato terbuat dari krim, susu, gula dan kemudian diberi taburan kacang dan buah-buahan. Meski es krim enak, gelato memiliki rasa yang lebih enak dan beragam. Apalagi jajanan satu ini juga rendah lemak sehingga aman dikonsumsi oleh mereka yang sedang diet.
11. Bubble Tea dari Taiwan
Meski saat ini bubble tea sangat populer di Korea Selatan, tapi minuman satu ini sebenarnya berasal dari Taiwan tepatnya daerah Taichung. Bubble tea adalah campuran antara teh dan susu. Disebut bubble tea karena bubble atau gelembung yang ada pada minuman ini.
Meski sekilas mirip agar, gelembung ini sebenarnya adalah biji tapioka yang direbus. Untuk kamu yang penasaran dengan minuman ini, kamu enggak perlu jauh-jauh terbang ke Taiwan atau Korea Selatan. Saat ini ada banyak kedai bubble tea di Indonesia. Biasanya kedai bubble tea bisa ditemukan di mall di berbagai kota.
12. Pierogi dari Polandia
Pierogi sebenarnya adalah pangsit yang terbuat dari adonan tepung, garam, air, dan telur. Yang membuat pierogi lebih istimewa dari pangsit biasa adalah isiannya. Pierogi diisi dengan kentang rebus, daging dan keju baru kemudian digoreng. Teksturnya renyah di luar tapi gurih dan lembut di dalam.
13. Vada Pav dari India
Ternyata bukan cuma Amerika yang punya burger tapi juga India. Di India ada sebuah jajanan yang dijuluki “Bombay Burger”, namanya vada pav. Jajanan satu ini adalah roti yang berisi kentang yang sudah digoreng dan kemudian dicampur dengan aneka rempah-rempah seperti cabai hijau, bawang putih, kunyit, dan biji kustard sehingga rasanya lebih pedas.
Agar rasanya lebih nendang, vada pav kemudian disajikan dengan irisan cabai hijau. Untuk kamu para penggemar masakan pedas dunia, kamu wajib nih mencicipi makanan satu ini jika berkunjung ke India.
14. Halo-Halo dari Filipina
Dalam bahasa Indonesia, halo digunakan untuk menyapa orang lain. Tapi di Filipina, halo-halo artinya “campur-campur” dan merupakan salah satu street food yang populer di Filipina. Sekilas jajanan satu ini mirip dengan es serut Indonesia hanya saja bahan-bahannya berbeda. Halo-halo terbuat dari campuran kacang merah, sirup, kelapa, potongan buah dengan es krim dan es serut diatasnya.
15. Tacos dari Meksiko
Terakhir ada Tacos dari Meksiko. Meski asalnya dari Meksiko namun namanya sudah sangat populer di Amerika dan Kanada bahkan sampai ke Indonesia. Jajanan satu ini cukup sederhana yaitu tortilla gandum dilipat dan diberi aneka isian mulai dari daging sapi, babi, seafood, keju, alpukat, sayuran dan diberi saus salsa plus beberapa bumbu lainnya.
Tapi untuk kamu yang tidak suka pedas, kamu perlu hati-hati dengan makanan ini. Saus salsa dikenal sebagai saus yang cukup pedas, jadi kalau kamu membeli tacos pastikan kamu tidak menambahkan saus salsa terlalu banyak ya!
Street food menjadi salah satu kuliner yang digemari banyak orang. Tak hanya masyarakat lokal saja, turis internasional yang berkunjung ke Indonesia pun menyukainya. Indonesia memang memiliki kuliner streetfood beraneka ragam dan enak banget. Berikut ini rangkum 10 street food asal Indonesia yang gak bakal pernah punah!
1. Gampang banget nih nemuin penjual pentol cilok. Biasanya mereka mangkal di depan sekolah atau kampus
2. Jajanan asli Bandung ini juga menyita perhatianmu kan? Gurih dan empuknya cimol bikin ngunyah terus!
3. Sempat hits di berbagai daerah, seblak kini bisa ditemukan dengan mudah di mana saja
4. Siapa nih yang doyan makan batagor? Bumbu kacangnya itu bikin lupa diri
5. Leker, jajanan khas Surabaya yang renyah dan rasanya bikin gak berhenti ngunyah
6. Siang-siang nih cocoknya beli es dung-dung. Bikin gerah hilang dan tubuh jadi adem!
7. Ada tahu isi, pisang goreng, tempe, dan bakwan bulat. Mana yang kamu suka?
8. Lembaran adonan yang melapisi pisang, keju, atau cokelat ini mengalihkan duniaku
9. Bakso dengan kuah hangat ditambah tahu goreng dan mi. Uh, nikmat!
10. Martabak telur dan martabak manis pasti juga bikin nafsu makan menggila. Favoritmu juga, kan?
Dari 10 macam street food khas Indonesia itu, manakah yang menjadi favoritmu? Hmmmm,
Bebek pecking ini dagingnya sangat lembut. Buat kamu yang berkunjung ke Tiongkok, cobalah mencicipi makanan khas ini ya. Dijamin bikin nagih!
2. Beef bulgogi bowl – Korea Selatan
Makanan khas Negeri Ginseng ini terdiri dari daging, nasi, dan beberapa topping seperti telur, dan sayuran. Tentu saja makanan ini penuh nutrisi dan rasanya yang khas dengan bumbu asli Korea.
3. Yaki gyoza -Jepang
Selain sushi, ada makanan lain khas Jepang yang rasanya gak kalah enak. Salah satunya yaki gyoza.
Kamu bisa mendapatkannya di beberapa restoran Jepang yang terkenal di Indonesia. Makanan ini seperti dim sum, tetapi versi goreng dengan isian daging dan sayuran berbumbu.
4. Bahn xeo – Vietnam
Makanan tradisional khas Kamboja ini terdiri dari potongan daging yang dicelupkan ke dalam campuran bumbu.
Campuran tersebut terbuat dari garam, merica, jeruk nipis, dan cabai. Dimakan dengan nasi putih dan sayuran jadi makin sedap.
5. Pad Thai -Thailand
Banyak yang sudah tahu makanan khas Thailand yang satu ini. Pad Thai terbuat dari campuran mie, telur, tahu, dan sayuran-sayuran yang dikombinasikan dengan saus ikan. Hhmm…yummy!
6. Roti canai – Malaysia
Roti canai gak hanya dimakan saat sarapan, tetapi juga pada sore hari. Kamu bisa menikmatinya dengan isian telur atau selai kelapa yang manis, bisa juga dengan variasi saus kari. Bikin nagih!
7. Nasi ayam hainan – Singapura
Inilah salah satu makanan di Asia yang wajib dicoba saat ke Singapura. Sajian ayam dengan minyak dan nasi yang kaya rasa. Selain itu ada sup, saus jahe, dan cabai yang dicampur bersama.
8. Rendang – Indonesia
Makanan klasik yang mendunia berikutnya yakni rendang dari Indonesia. Daging yang dimasak dalam waktu yang lama dengan bumbu yang sangat sedap telah diakui dunia sebagai salah satu makanan paling enak. Rendang bisa bertahan sampai empat minggu, lho.
9. Nasi daun pisang – India
Biasanya disajikan di atas daun pisang yang menjadi piringnya. Makanan ini menjadi tampak sangat enak karena variasi nasi, sayuran, papadum, serta kari yang disajikan di atas daun pisang.
10. Beef lok lak -Kamboja
Makanan tradisional khas Kamboja ini terdiri dari potongan daging yang dicelupkan ke dalam campuran bumbu. Campuran tersebut terbuat dari garam, merica, jeruk nipis, dan cabai. Lok lak biasa dimakan dengan nasi putih dan sayuran.
Menu makanan burger dengan french fries lengkap dengan saus mayo yang menggoda ini bisa ditemukan lebih dari 50 gerai di kawasan California. Duh, kebayang kan, gimana moistnya saus french fries ini?
2. Chic-Fil-A.
Dengan basis daging ayam seperti burger dan kentang goreng yang dipotong berbentuk unik, makanan cepat saji ini ternyata juga lokasinya banyak bisa ditemui di wilayah Eropa.
3. Zippy’s.
Ini jenis junkfood yang masih memberikan pilihan seperti nasi, mashed potato, dan tentunya ayam olahan. Makanan ini berawal dari wilayah Hawaii yang biasanya didominasi di area pantai dengan terik matahari.
4. Steak ‘n Shake.
Mungkin agak sedikit berbeda dengan fastfood lainnya, seluruh daging di restoran ini menggunakan daging sapi dan tidak ada ayam. Tertarik?
5. Kentucky Fried Chicken.
Ini yang menjadi favorit semua orang, KFC yang hampir ada di seluruh dunia termasuk di Indonesia ini pun menjadi kesukaan hampir kalangan masyarakat.
6. Dominos Pizza.
Bagi beberapa orang, Dominos ini hanya pizza yang cocok untuk menjadi camilan karena porsinya yang kecil dan sangat minim. Karena porsinya yang tidak terlalu mengenyangkan maka Dominos banyak diminati.
7. Juicy Lucy.
Rasa burger yang lebih juicy dengan saus rasa buah-buahan dipadu dengan daging dan roti yang empuk membuat burger ini menjadi viral dari awal ia berdiri. Duh, kejunya asyik nih!
8. Burnt Ends.
Daging yang dimasak dengan bumbu khusus lalu disajikan dalam bentuk seperti steak ini menggugah selera. Selain diberi platter sebuah roti dan kentang goreng, ternyata daging yang terasa bumbu barbequenya ini sangat menggoyang lidah.
9. Rocky Mountain Oysters.
Pernah mencoba tiram yang digoreng dengan tepung, lalu disajikan dengan saus bermacam rasa? Di review food blogger yang ramai diperbincangkan, oysters di Rocky ini ternyata bisa menarik perhatian.
10. Runza’s.
Mirip dengan sandwich, yang membuat Runza beda adalah berawal dari restoran lokal yang kemudian mendunia dan banyak dikenal orang. Widih, keren banget nih, restoran asal Nebraska ini.
Mie Aceh merupakan mie pedas khas Aceh. Bahan utama yang digunakan untuk mie tradisional ini yaitu mie kuning atau mie telor. Mie aceh disajikan dengan irisan daging kambing atau sapi, namun juga ada yang mengkombinasikan dengan makanan laut seperti kepiting, udang atau cumi. Mie ini disajikan bersama sup kari yang gurih dan pedas.
Mie Aceh tersedia dalam tiga jenis antara lain, mie Aceh setengah basah, mie Aceh goreng atau kering dan mie Aceh kuah atau sup. Biasanya dalam penyajiannya ditaburi dengan bawang goreng, emping, mentimun, potongan bawang merah dan perasan air jeruk nipis.
2. Karee Kameng
eintopfheimat.com
Karee kameng yaitu makanan tradisional khas Aceh. Makanan ini merupakan sajian paling favorit bagi warga Aceh. Karee kameng atau disebut juga dengan kari kambing ini merupakan lauk yang hampir selalu ada di kedai nasi atau dalam berbagai perhelatan. Di berbagai kedai nasi, kari ini terpampang di depan kedai dengan menggunakan wajan besar atau kuali yang selalu dipanaskan.
Tampilan kari ini tidak jauh beda dari gulai kambing pada umumnya. Kuahnya berwarna kuning pekat dengan potongan daging kambing beserta tulangnya yang dimasak secara bersamaan. Baunya sangat harum, aroma rempah-rempahnya sangat terasa. Selain itu, kari ini tidak terdapat bau prengus khas kambing.
Kuah kari Aceh ini sedikit keruh karena banyaknya bumbu rempah-rempah yang digunakan lengkap dengan sumsum berasal dari tulang kambing. Kari kambing ini sangat cocok disajikan dengan nasi hangat dan potongan daging kambing bakar dan potongan cabai rawit.
3. Lempah Kuning
resepkoki.id
Lempah kuning merupakan masakan paling populer di Bangka, baik dirumah makan, di warung , bahkan untuk menu sehari-hari. Menu makanan ini menjadi sajian paling banyak dimasak di Bangka.
Lempah kuning merupakan nama umum yang digunakan untuk nama masakan khas ini. Namun untuk menekankan jenis bahan utama yang digunakan, masakan ini sering disebut juga lempah laut. Karena proses memasak ikan tersebut harus menggunakan nanas, maka lempah nanas pun sering menjadi sebutan untuk masakan ini.
Kehadiran nanas dalam lempah kuning memberikan aroma harum dan sedikit rasa asam. Secara umum, masakan ini sebenarnya mirip dengan asam pedas di Riau atau pindang di Sumatra Selatan.
4. Bika Ambon
masakandapurku.com
Bika Ambon merupakan makanan tradisional khas Medan, Sumatra Utara. Namun banyak orang yang mengira bahwa kue ini berasal dari Ambon, Ibukota Maluku. Kue bika terinspirasi dari kue khas melayu yang dimodifikasi dengan bahan pengembang dan menghasilkan kue yang memiliki rongga dan berbeda dari kue aslinya.
Kue ini disebut bika ambon karena pertama kali dijual di simpang Jalan Ambon, daerah Sei Kera, Medan dan menjadi sangat populer. Kue bika ini terbuat dari berbagai bahan seperti tepung terigu, telur, santan, gula, pandan wangi dan bahan-bahan lainnya. Bika ambon tersebut menjadi makanan khas Medan yang paling favorit.
Citarasa bika ambon ini sangat enak karena memiliki serat sempurna di bagian dalam dan rasanya lembut. Saat ini bika ambon telah di jual di berbagai kota besar di Indonesia, sehingga untuk bisa menikmati bika ambon tidak harus pergi ke Kota Medan.
5. Gado-Gado
oikie.net
Gado-gado merupakan makanan tradisional Indonesia dari Betawi yang sangat populer dan mulai dikenal sejak abad ke-16. Apabila dilihat sekilas, gado-gado hampir sama seperti makanan khas Indonesia lainnya seperti pecel dari Jawa Timur atau Lotek dari Jawa Barat. Perbedaannya terletak pada racikan bumbu kacangnya, gado-gado tidak menggunakan kencur.
Bahkan gado-gado mendapat sebutan salad khas Indonesia, karena makanan ini terdiri dari berbagai jenis sayuran yang dicampur menjadi satu dan disiram saos kacang yang dihaluskan. Selain itu, makanan ini biasanya disajikan bersama irisan telur dan taburan bawang goreng yang menggugah selera.Baca Juga : 50 Gambar Mewarnai yang Seru dan Menarik untuk Anak-anak
Rasa gado-gado yaitu gurih, manis dan pedas. Makanan ini juga mudah ditemukan di berbagai restoran, warung makan atau bahkan di pinggiran jalan alias street food dan dapat dinikmati dengan nasi atau potongan lontong.
Gado-gado disukai masyarakat Indonesia dari berbagai lapisan. Bahkan karena saking populernya, wisatawan asing juga mengenalnya sebagai “carte de jour” atau salah satu daftar kuliner yang wajib dicoba ketika berkunjung ke Indonesia.
6. Gulai Ikan Patin
resepsegalamasakan.web.id
Gulai ikan patin merupakan salah satu sajian kuliner nusantara dan cukup populer karena rasanya yang nikmat. Makanan tradisional ini memiliki rasa segar dan menggugah selera apalagi kalau dinikmati pada siang hari untuk menu makan siang. Makanan yang satu ini wajib Anda coba, jika Anda berkunjung ke Jambi.
Gulai ikan patin memang diolah dengan higienis dan bersih, sehingga membuat selera makan menjadi naik. Makanan nusantara ini ternyata banyak digemari oleh wisatawan asing yang berkunjung ke kota tersebut.
Bahan utama kuliner ini adalah ikan patin, dimana ikan ini termasuk dalam kelompok genus pangasius (ikan yang memiliki kumis). Jenis ikan ini memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi antara lain asam lemak esensial DHA dan EPA, omega 3, vitamin A, vitamin B6, vitamin B12, vitamin D, zat besi, yodium dan selenium.
Oleh karena itu, mengkonsumsi gulai ikan patin sangat baik untuk kesehatan, karena kandungan gizi yang terdapat pada ikan patin cukup banyak. Gulai ikan patin lebih nikmat jika disajikan ketika masih panas, apalagi ketika cuaca dingin.
7. Kerak Telur
santripreneur.or.id
Kerak telur merupakan makanan khas Betawi dan biasanya ditemukan pada acara Pekan Raya Jakarta. Ada juga yang menjualnya di pinggir jalan. Kuliner yang satu ini identik dengan Kota Jakarta. Karena makanan tradisional ini menjadi kebanggaan warga Jakarta. Sebab memiliki rasa yang gurih dan legit ketika dimakan.
Kuliner ini memang sudah terkenal lezat sejak masa kolonial Belanda dan sempat menjadi primadona di kota yang dahulu namanya Batavia. Kerak telur dapat dikatakan sebagai fast food-nya masyarakat di Jakarta. Untuk menyajikan kuliner ini tidak membutuhkan waktu lama, karena tidak sampai 15 menit saja Anda sudah dapat menyantap kerak telur yang hangat dan lezat.
Kuliner ini terbuat dari bahan-bahan seperti telur ayam/bebek, beras ketan putih, ebi yang disangrai dan ditambah bawang goreng. Kemudian diberi bumbu yang dihaluskan dan diberi kelapa parut yang sudah disangrai, cabai merah, jahe, kencur, gula pasir dan garam. Cara memasak kerak telur ini cukup unik. Kemudian dimasukkan kedalam wajan tanpa menggunakan minyak.
Ketika telur sudah setengah matang, maka wajan tersebut akan dibalik menghadap panas arang dari anglo yang digunakan untuk memasak dan membiarkan menjadi kerak.
Setelah permukaannya sedikit gosong, kerak telur diangkat dan ditaburi bumbu maka kerak telur siap untuk dinikmati. Kerak telur ini dibuat tanpa menggunakan kompor, melainkan menggunakan anglo dan arang. Cara memasak menggunakan anglo ini untuk menjaga rasa khas dari kerak telur yang legit dan gurih.
8. Kue Serabi
benuamesin.com
Kue serabi merupakan salah satu makanan tradisional yang sangat populer dan banyak diminati. Beberapa daerah mengklaim makanan yang satu ini sebagai makanan khas daerahnya, namun kue serabi yang cukup dikenal saat ini yaitu dari Kota Bandung. Meskipun kue ini dapat ditemukan di berbagai kota besar diseluruh nusantara.
Maka dari itu kita harus bangga memiliki warisan kuliner nusantara yang terjaga dan tidak mengalahkan makanan-makanan modern. Kue serabi dibuat dari tepung beras yang dicampur dengan santan. Hal yang menarik dari kue ini yaitu cara memasaknya secara tradisional dengan cara dibakar di atas tungku menggunakan wajan tanah liat.
Para penjual serabi masih mempertahankan cara tradisional tersebut hingga sampai saat ini. Dengan memasak menggunakan anglo, maka menghasilkan rasa yang gurih dan lezat. Kue ini memiliki bentuk bundar pipih dan memiliki pori, hampir menyerupai pancake namun ukurannya lebih kecil dan tebal.
Kue serabi mulai dikembangkan menjadi banyak varian rasa, mulai rasa coklat, keju, stroberi, dan durian. Namun serabi santanlah yang sangat populer di masyarakat. Campuran tepung beras dan santan menghasilkan rasa serabi yang gurih.
9. Lumpia Semarang
cookpad.com
Lumpia Semarang adalah salah satu makanan tradisional khas Semarang dengan bahan dasar rebung, udang ebi, daging ayam dan telur yang dibungkus kulit lumpia. Makanan ini merupakan jajanan khas Kota Semarang yang cukup populer dan sangat diminati oleh masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung kesana.Baca Juga : 31 Contoh Gambar 3 Dimensi dengan Pensil yang Menipu Mata
Lumpia Semarang ini jika dilihat dari tampilan luar sama halnya dengan lumpia pada umumnya, perbedaannya hanya terletak pada isinya. Lumpia pada umumnya hanya menggunakan rebung atau sayuran seperti kecambah, wortel atau kubis. Sedangkan lumpia Semarang isinya lebih lengkap dan memiliki citarasa yang berbeda dengan lumpia lainnya.
Rebung yang digunakan yaitu rebung dari bambu muda pilihan, sehingga memiliki tekstur yang renyah dan empuk saat dimakan. Hal itu yang membuat lumpia Semarang sangat diminati. Lumpia Semarang terdiri dari dua macam yaitu lumpia basah dan lumpia goreng. Perbedaannya terletak pada kulit lumpianya yang digoreng atau tidak.
Lumpia basah sangat cocok dinikmati bagi Anda yang sedang diet dan menghindari makanan gorengan. Kulit lumpia yang digunakan yaitu kulit lumpia yang dibuat dari bahan adonan khusus. Sehingga setelah digoreng terasa kerenyahannya. Selain itu, jika dipadukan dengan isi lumpia maka rasanya menjadi semakin nikmat, gurih, lezat dan membuat sensasi rasa yang khas.
Lumpia Semarang lebih nikmat jika disajikan selagi hangat, karena kerenyahannya lebih terasa. Biasanya disajikan bersama cabai rawit hijau, saus atau acar. Saos yang digunakan untuk menikmati lumpia terbuat dari bawang putih, tepung maizena, gula merah, gula, dan garam.
10. Gudeg Yogyakarta
jogjaspots.blogspot.com
Gudeg adalah makanan tradisional khas daerah Yogyakarta dengan bahan dasarnya dari nangka muda yang dipotong-potong kemudian dimasak bersama bumbu rempah-rempah dan santan. Proses memasak makanan ini membutuhkan waktu yang lama bahkan berjam-jam.
Gudeg paling cocok dinikmati dengan nasi hangat dan tambahan sambel. Biasanya gudeg dapat dicampur dengan tahu, telur rebus, ayam goreng dan lain-lain. Ciri khas dari gudeg jogja yaitu berwarna kecoklatan, karena proses memasaknya menggunakan daun kelor. Sebenarnya ada dua varian gudeg yaitu gudeg basah dan gudeg kering.
Gudeg basah yaitu gudeg yang disajikan dengan santan agak encer sehingga menghasilkan kuah gurih . Gudeg ini biasanya dinikmati untuk menu sarapan pagi. Sedangkan gudeg kering yaitu gudeg yang disajikan dengan santan kental dan dimasak dengan waktu lebih lama dibandingkan gudeg basah.
Bagi Anda yang tidak dapat memasak sendiri, maka tenang saja karena saat ini gudeg sudah disediakan dalam bentuk kemasan kaleng dan dapat Anda temui di supermarket atau mall- mall. Biasanya gudeg yang disajikan dalam bentuk kaleng yaitu gudeg kering, bahkan saat ini sudah tembus ke supermarket luar negeri.
11. Rujak Cingur
gotravelly.com
Rujak cingur adalah salah satu makanan tradisional khas Surabaya. Nama rujak cingur diambil dari kata bahan dasar yang digunakan untuk membuat makanan tersebut yaitu “Rujak” dan “Cingur” yang artinya merupakan campuran buah-buahan dan sayuran dan dihidangkan dengan sambal. Sedangkan cingur sendiri artinya mulut atau moncong sapi.
Perpaduan antara buah-buahan, sayuran dan cingur yang diolah menjadi satu memiliki citarasa yang khas. Cara membuatnya cukup mudah. Bahan dasar berupa cingur direbus hingga empuk dan dipotong kecil-kecil, kemudian dicampurkan bersama buah-buahan dan sayuran.
Biasanya buah-buahan yang digunakan sebagai pelengkap menu makanan ini antara lain mangga muda, bengkoang dan kedondong. Untuk sayurannya seperti mentimun, kangkung, kecambah dan kacang panjang.
Sedangkan untuk bahan tambahan lainnya yaitu lontong, tempe goreng dan tahu goreng. Bahan-bahan tersebut dipotong kecil-kecil kemudian dicampurkan ke dalam piring dan disiram saus bumbu yang terbuat dari bahan petis udang, kacang goreng, gula, cabai rawit, garam, bawang goreng dan irisan pisang klutuk yang masih muda.
Setelah semua dicampurkan kemudian semua bahan dan saos diaduk menjadi satu agar rasanya lebih merata dan rujak cingur siap disajikan.
Jika dilihat sekilas, rujak cingur menyerupai gado-gado. Namun perbedaanya, pada rujak cingur menggunakan buah-buahan dan cingur. Selain itu, saos untuk bumbunya juga berbeda, menggunakan bumbu petis dan bahan lainnya.
Hal yang membuat istimewa pada rujak cingur yaitu menggunakan buah-buahan sehingga ada perpaduan rasa antara buah dan sayur yang menjadi citarasa yang unik pada rujak cingur. Selain itu rasa kenyal yang didapatkan dari cingur, tentu memberikan sensasi tersendiri saat menyantapnya. Selain di Jawa Timur, rujak cingur dapat ditemui di berbagai kota di Indonesia.
Namun rujak cingur asli Surabaya memiliki ciri khas tersendiri dalam penyajiannya. Nah, bagi Anda yang berkunjung ke Jawa Timur, maka rujak cingur bisa dijadikan menu pilihan untuk dicoba